BPJS Kesehatan Jadi Syarat Banyak Urusan, Istana: Cegah Warga Jatuh Miskin

Home » Artikel » BPJS Kesehatan Jadi Syarat Banyak Urusan, Istana: Cegah Warga Jatuh Miskin
076524900_1625819749-image__24_

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan bahwa kebijakan mewajibkan kepesertaan BPJS Kesehatan yang kini menjadi syarat untuk mengakses layanan publik merupakan upaya pemerintah  menjamin kesehatan dan hak hidup seluruh rakyat Indonesia. 

Menurut dia, kebijakan ini untuk melindungi masyarakat agar tidak jatuh ke jurang kemiskinan karena biaya perawatan kesehatan.

“Kewajiban kepesertaan BPJS Kesehatan bertujuan untuk memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas, melindungi masyarakat dari risiko kesehatan masyarakat, dan untuk mencegah masyarakat jatuh miskin, baik karena biaya perawatan kesehatan atau kehilangan pendapatan saat ada anggota rumah tangga yang sakit,” jelas Moeldoko dikutip dari siaran persnya, Rabu (23/2/2022).

Dia mengatakan kewajiban kepersetaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas. Moeldoko menyebut hal ini bentuk penerapan dari sila ke-5 Pancasila yang berbunyi, ‘Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia’.

“Kantor Staf Presiden memastikan bahwa pemerintah akan terus melakukan komunikasi publik kepada masyarakat dan memastikan Kementerian/Lembaga terkait sudah siap dalam menjamin sistem pelayanan terintegrasi dengan BPJS,” tutur Moeldoko.